Hakikat Manusia Hidup di Dunia


Allah s.w.t menciptakan manusia lebih sempurna dari ciptaan - NYA yang lain. Kenapa Allah menjadikan manusia lebih sempurna dari yang lain? Sebab manusia diciptakan dengan diberikan hal berbeda degan mahkluk yang lain, yaitu akal.

Terus apa tujuan Allah S.W.T memberikan akal terhadap manusia ? tujuan allah memberikan manusia akal untuk membedakan yang BAIK dan BURUK, setelah manusia bisa menggunakan akal barulah turun kehati kalau manusia itu menggunakan akalnya dengan baik hati pun akan baik sebaliknya akal yang digunakan untuk hal buruk hati pun akan buruk.

Kehidupan adalah bukti pembelajaran yang nyata dimana kita dituntut dalam menggunakan akal untuk bisa selalu memenuhi kebutuhan hidup yang terkadang memeras otak kita untuk melakukan berbagai hal entah itu positif atau negatif.

Ketika kita berfikir positif maka yang kita kerjakan pun sesuatu yang baik, sesuatu yang bisa bermanfaat buat sendiri atau pun orang lain sesuai pekerjaan yg kita kerjakan.

Manfaat buat orang lain yang disengaja atau tidak kita sengaja dari hal yang kita kerjakan dari hal positif.

Sebaliknya ketika kita berfikir negatif justru akan menimbulkan kerusakan pada diri sendiri dan berdampak pada orang lain entah yang tidak disengaja apa lagi yang disengaja dalam hal yang negatif.

Pembelajaran kehidupan yg kita jalani hakikinya hanya sebentar namun prosesnya yang membutuhkan waktu  lama yang terkadang membuat diri kita terombang - abing oleh waktu itu sendiri.

Allah menciptakan manusia dengan begitu sempurna, sehingga manusia bisa melakukan apa pun yang dia sukai tapi manusia lupa siapa yg menciptakannya dan siapa yang memberi kehidupan dan kematian itu sendiri.

Ketika manusia lebih mencintai dunia, dia akan lupa siapa yg menciptakan semua alam ini? Allah S.W.T lah pencipta alam semesta yang atas kehendak - NYA sesuatu yang tidak mungkin menjadi mungkin, sesuatu yang mustahil terjdi menjadi terjadi kerena itu semua kehendak allah S.W.T.

Manusia diciptakan untuk selalu menyembah dan mengingat Allah sang kuasa atas segala kenikmatan dan anugerah yang ada di bumi ini, bukan untuk merasa memiliki sesuatu yang DIA punya.
Sekaya dan sepintar apa pun manusia ketika Allah sudah berkehendak untuk mencabut semua dengan mudahnya semua akan lenyap.

Terus apa yanh kita banggakan ? ? ?

Ketika kita hidup jauh dari tuntunan Allah S.W.T. Apa harta dan jabatan ini yang akan menolong, ketika Allah sudah mencabut nyawa kita? Semua itu tidak ada yang bisa menolong kita dari yang namanya mati,

Harta yang kita cari tak bisa kita bawa . . . .

istri yg menemani kita sewaktu hidup tak bisa menemani ketika ajal menjemput kita . . . 

Semua akan kembali kepada sang pemilik kehidupan yang memberi kita banyak - banyak kenikmatan didunia,

Hidup itu ujian yang nyata dimana kita banyk tertipu oleh kenikmatan dunia dan melalaikan nikmatnya ibadah.

Dunia itu semu . . .

Dunia itu cuma tumpangan doang untuk sesaat . . .

Dunia itu hny tempat untuk berlomba - lomba dalam hal kebaikan . . .

Tapi manusia tergoda akan keindahan duniawi yang hanya sekejap, sehingga mereka lupa bahwa apa yang mereka cintai itu akan binasa . . .

Apa kah yang kita cintai didunia ini bisa mendampingi kita ketika mati ? ?

Jawabannya adalah TIDAK, TIDAK ada yang bisa mendampingi kita Kecuali 3 perkara yaitu amal jariyah, doa anak sholeh dan ilmu yang bermanfaat.

Kita manusia penuh dengan salah dan lupa tapi kita harus berusaha untuk selalu berbuat baik karena kebaikan yang kita tanam akan berbuah manis kelak diakhirat.

[Penulis: Supri Yanto]

Posting Komentar

0 Komentar