Bingung apa yang dibanggakan mereka yang kerja di luar negeri


Saat seseorang yang telah bekerja ke luar negeri khususnya yang bergaji besar ( anggap saja yang populer JEPANG, KOREA, TAIWAN dll ) setelah pulang ke indonesia ( khusus orang desa, maksudnya yang berpendidikan SMA / SMK ) kebanyakan dari mereka pasti berangkat lagi.

Alasan utamanya bukan karena gaji BESAR.

Alasannya juga bukan karena kerjaan yang bagus, kerjaan yang enak, kerjaan yang sesuai keinginan.

Sering di sekitar kita bahkan teman kita sendiri, mereka sudah pulang berangkat lagi, bahkan ada yang kerja ke luar negeri sampai beberapa kali, bisa sampai 4 - 5 kali baru menetap di rumah saja.

Alasan mereka melakukan itu beragam, alasannya banyak. Tapi yang menjadi alasan utamanya adalah mereka bingung di kampung, mereka sudah terbiasa setiap bulan menerima gaji sampai belasan sampai puluhan juta waktu di luar negeri. Giliran di rumah bingung harus berbuat apa, bingung dengan ekonominya ( pengeluaran banyak, tapi pemasukan Nol atau tidak ada sama sekali ).

Nah itu salah satu yang menjadi faktor kenapa seseorang harus rela berangkat lagi bekerja di luar negeri ( walaupun alasannya banyak, tapi itu adalah alasan yang paling utama ).

Walau ada juga alasan banyak hutang, belum punya rumah sendiri, belum bahagiakan orang tua, mumpung belum kawin ( yang sudah nikah bahkan sudah punya anak juga banyak yang bolak - balik kerja ke luar negeri ).

Karena itu dari awal kita mau kerja ke luar negeri harus dipersiapkan niat, alasan yang tepat biar tidak bolak - balik kerja ke luar negeri ( cuma jadi BURUH ).

Niat kan kerja ke luar negeri untuk cari modal usaha,

Bukan untuk modal kawin.
Bukan untuk modal buat rumah.
Bukan untuk bayar hutang.

Bayangkan misal kalian kerja ke JEPANG yang katanya gaji sampai belasan, sampai puluhan juta ( katanya aja )

Walaupun di rumah punya hutang banyak, tapi secara logika kerja di jepang setengah tahun juga hutang mungkin sudah lunas. Niat kan untuk modal usaha, jangan bikin rumah, beli mobil, motor ( pokoknya jangan beli barang yang harganya setiap tahun turun ). Apa lagi kerja nurutin GENGSI . . . Wah sampai tua bolak - balik kerja ke luar negeri juga ga akan ada hasilnya untuk masa depan.

Seenak atau sebesar apa pun gaji kalian, ingat kalian hanya BURUH, hanya PEKERJA, seorang pekerja tidak mungkin sekaya bos atau pemilik pabrik. Kelihatan kaya itukan kalau di desa, baru pulang luar negeri. Sebulan nganggur ya MISKIN lagi.

Betul tidak ? ? ?

Karena itu gunakan hasil dari kerja di luar negeri untuk modal usaha,
Biar pulang ke Indonesia tidak bingung, tidak nganggur, tidak ada keinginan berangkat lagi. Kalau sudah punya usaha sekecil apa pun usaha dan berapa pun penghasilannya kita adalah BOSnya. Dapat banyak buat kita, dapat sedikit buat kita, setidaknya kita bisa kumpul sama keluarga. Hebatnya lagi bisa buka lapangan pekerjaan untuk orang di desanya,


Ingat ya . . . . sebesar apa pun gaji karyawan tak mungkin melebihi BOS, sebagus apa pun rumah Karyawan tak mungkin lebih bagus dari rumah BOS, semewah apa pun kendaraan karyawan tak mungkin melebihi mewahnya kendaraan BOS,
Gaji kamu 10 juta, 15 juta atau pun 30 juta kerja di luar negeri, secara logika penghasilan BOS kamu bisa sampai 100 - 1000 kali lipat dari Gaji mu.
Gaji mu besar kalau di kampung, di luar negeri kan sama posisinya hanya BURUH. Yang mau di banggakan apa ?
Yang mau di Sombongkan apa ?
Yang mau ditunjukan apa ?
Kalau nyatanya pulang dari luar negeri, dapat motor bagus, Mobil bagus, rumah Mewah ( untuk daerah pedesaan ) tapi setelah sebulan menganggur malah berangkat ke luar negeri lagi.
Yang menikmati rumah mewah, motor bagus bahkan mobil bagus . . . .  siapa ? ? Bukan KAMU . . .  iya kan . . . . . .
Tapi kalau buat modal usaha, masalah rumah kendaraan mengikuti. . .  usaha lancar, maju insyallah rumah nanti kebangun, kendaraan mengikuti nanti kebeli. . .  iya kan . . . 

Posting Komentar

0 Komentar