Embun Pagi


Embun pagi yang menyejukan jiwa,

Sehari penuh kita beraktivitas dengan segala macam kegiatan yang sangat menyita waktu, tenaga dan fikiran.

Hari yang telah berganti dan waktu yang telah berselisih antara kemarin dan hari ini.

Semalam kita telah beristirahat menghilangkan penat di jiwa, menenangkan pikiran yang kacau karena beraktifitas, mengembalikan stamina dalam tubuh.

Hari ini adalah dunia kita, pagi yang menyadarkan akan terlewatnya masa kemarin, masa yang telah terjadi,

Masa yang tak mungkin terulang kembali. Sebaik atau seburuk - buruknya kejadian kemarin yang telah terlewati,

Pagi ini adalah awal untuk memperbaiki hal - hal yang dirasa kemarin kurang tepat,

Kemarin yang kurang memuaskan,

Kemarin yang salah melangkah,

Kemarin salah mengambil keputusan, jangan sampai mengulangi yang buruk, mengulangi hal yang sebenarnya tak ingin terjadi.

Hari ini harus lebih baik dari kemarin,

Hanya orang bodoh yang hari ini sama dengan hari kemarin. Kerbau saja tak akan mengulangi terperosok pada lubang yang sama saat berjalan ditempat yang sama, maka kita sebagai manusia akan selalu lebih berhati - hati dalam bertindak sehingga terhindar dari hal yang buruk dan memperbaiki yang sudah baik untuk menjadi lebih baik.

Jika kemarin adalah sebuah tragedi yang tak kan mungkin terulang kembali maka tak usah terlalu khawatir dengan kesusahan, kesialan, keburukan yang kemarin melanda atau terjadi.

Jika hari ini adalah yang yang harus dikerjakan . . . jadikan hari kemarin pembelajaran untuk menjadi lebih baik lagi.

Jika besok merupakan masa depan, jadi kan esok lebih bermakna dari pada hari ini dan kemarin yang telah terjadi.

Jangan pernah kita menunda, mengabaikan waktu. Apa pun yang terjadi kemarin, hari ini yang akan kita lalui, besok yang akan kita kerjakan . . . jadikan semua itu satu kesatuan yang dapat membangkitkan semangat dalam menjalankan kegiatan dihari ini, hari yang penuh semangat, hati penuh gairah.

Dengan datangnya matahari yang muncul dari arah timur menandakan kita masih diberi kesempatan memperbaiki hal yang layaknya kurang di hari kemarin,

berdoalah supaya hari ini lebih baik dari kemarin dan besok akan lebih baik lagi dari pada hari ini.

Untunglah kita masih diberi kesempatan menghirup udara yang segar dipagi ini, melihat sinar mentari merah kekuningan saat menampakan diri menyapa, senyum, mata berbinar, muka yang cerah akan membawa kita dalam suasana yang menenangkan.

Kicauan burung menjadi lantunan musik alam yang merdu, suara angin berhembus sumilir menenangkan kalbu...

Duduk sambil mengenang dan berfikir

Mengenang hari kemarin yang telah berlalu.

Berfikir yang akan dilakukan buat besok dan bertindak buat saat ini . . .  hari yang akan dijalani.

Sambil melihat indahnya gumpalan awan yang seakan membentuk benda sesuai imajinasi, merasakan hangatnya sapaan sinar mentari,

Hal yang terindah semoga terjadi hari ini, harap dalam hati, niat doa yang terbaik guna mendapat yang terbaik pula.

Selamatmenjalankan Ibadah Puasa.

ceritapatoh.com

Hidup mu terlalu berharga tuk disia - siakan.

Posting Komentar

0 Komentar