Sahabat akan selalu sama menjadi sahabat


Sering kita merasa yang tadinya sahabat, teman baik, teman curhat, teman ngobrol, intinya sebelum menjadi orang terpandang, kita fine, kita ok, kita saling sapa, tapi orang berubah setelah menjadi orang penting.

Tak bisa disalahkan juga orang tersebut, mereka mungkin belum siap berada dibawah kembali saat berada diatas, mereka merasa aneh saja apa bila bersosialisasi dengan orang yang mungkin dari segi pembicaraannya tak sesuai. Ya.... Itu lah hidup, ga usah aneh, yang dialami mereka karena kita juga belum mengalami.

Bayangkan apa bila posisi kita yang menjadi orang penting, ada kemungkinan besar sifat kita juga berubah seperti mereka. Kita berfikir positif saja, anggap saja mereka yang posisinya sedang berada diatas mungkin terlalu sibuk untuk menyapa, mengajak bicara, bercanda ria seperti dulu. Mereka yang menjadi orang penting tak pernah ada waktu buat bersosialisasi saking banyaknya pekerjaan yang sedang dikerjakannya. Jika kita berfikir seperti itu mungkin tak ada iri dengki dalam hati terhadap orang lain yang berubah drastis setelah mendapatkan jabatan tertentu.

Kita tak perlu mencaci, tak perlu menggunjing, doakan saja mereka bekerja dengan baik, sehingga suatu saat punya kekuasaan dan mengajak kita ke hal yang lebih baik lagi. Mereka hanya belum sempat, hanya kurang waktu bukannya tidak ada waktu, untuk menghampiri kita ( sahabatnya ) saat masih berada dibawah, saat masih ngopi di warung ujung jalan, saat bermain gitar dipinggir jalan, tertawa terbahak - bahak tak ada perbedaan satu sama lain.

Tetaplah buka kan hati kita buat mereka yang bukannya lupa sahabat, akan tetapi belum adanya kesempatan mendatangi kita.

Yakin atau tidak, mereka tak akan melupakan kita, kita hanya perlu mengerti, memahami posisi mereka saat ini. Kita juga suatu saat akan merasa dan mendapatkan kesempatan seperti mereka, dan kita juga tak akan melupakan teman -  teman seperjuangan, teman - teman gila bareng, gokil bareng.... Pokoknya masa dimana beban itu hanya numpang lewat, dengan kebersamaan semua lenyap Terbawa tawa dan canda. Masa - masa dimana semua cair, suasana tak ada halang rintang, sekat level sosial yang tak berarti...bahagianya masa - masa itu.

Buat sahabat yang sedang mengemban tugas berat, tugas yang tak ada hentinya, tugas yang selalu menumpuk...

Ingat lah... Teman mu yang dulu , sahabat mu yang selalu ada pada saat masa sulit, masa - masa masih sama tak punya apa - apa, masa dimana tak ada perbedaan antara Si kaya dan Si miskin, antara bawahan dan Atasan.

Disini Sahabat mu masih setia menunggu....bercanda bareng, ngopi bareng, ngobrol bareng, berhayal bareng, jangan takut Kami sudah berubah, jadilah dirimu saat dirumah, jadilah karyawan atau bos saat ditempat kerja, jangan sampai membawa titel bos ditempat nongkrong sahabat. Berpakaian biasa saja, berperilaku selayaknya saja...kami akan selalu sama, sama seperti yang dulu. . .

Jabatan mu takan merubah persahabatan kita.
Harta mu takan mengubah kebersamaan kita.
Kepopuleran mu takakan menghalangi canda tawa kita. Dirimu yang sedang sibuk jangan pernah sungkan singgah ditempat yang dulu sering kita bersama . . .
SEE YOU MY BEST FRIEND

Posting Komentar

0 Komentar