Tak Kan Ku Biarkan Semua Terjadi Pada Kalian


Sering kita tidak sengaja melihat dijalan, ada seorang perempuan atau pun laki – laki yang sudah tua, lansia, berumur sekitar 70 atau 80 tahun yang sedang berjalan lontang lantung tak ada tujuan, dengan pakaiannya yang lusuh dan terawat, serta rambut yang berantakan berjalan seperti orang kebingungan, makan seadanya, kadang memungut apa pun yang ada ditanah ataupun tempat sampah, bahkan tidur di trotoar jalanan.

Percayalah mereka tak gila, mereka masih waras. Hanya saja mereka sebatang kara atau pun tak memiliki sanak saudara yang mau merawat dan memberi tumpangan guna berteduh dari panasnya terik sinar matahari yang menyengat, dan dinginnya angin malam yang menusuk kulit hingga ketulang, serta berteduh untuk menghindari jatuhnya air hujan yang menguyur dan membasahi bumi. Rasa hati ini iba melihat keadaan beliau, ingin rasanya berhenti atau pun sekedar menanyakan sesuatu, akan tetapi laju mobil atau motor tak bisa berhenti dikarenakan ada urusan yang tak bisa ditunda. Hati ini tak bisa membayangkan apa bila hal tersebut terjadi pada orang tua kita sendiri, atau pun pada diri kita sendiri kelak.

Pasti kita bertanya.

Orang yang sudah tua seperti itu, kenapa berkeliaran atau keluar rumah tak menentu seperti itu ? ? 

Apakah anaknya tak mencari mereka? ? ?

Tega sekali anaknya membiarkan orang tuanya terlantar seperti itu ? ? ? ?

Ya Allah . . . . .  Jangan sampai hal serupa terjadi pada kedua orang tua ku.

Ya Allah  . . . . .  Semoga masa tua ku nanti tak bernasib sama seperti mereka – mereka yang terlantar.

Kita tak bisa membayangkan, apa bila hal serupa terjadi kepada kedua orang tua kita yang dari kecil merawat dan membesarkan kita penuh kasih sayang.
Kita tak bisa membayangkan, apa bila hal tersebut terjadi pada diri kita.
Saat kita tua nanti tak ada satu pun yang peduli, tak ada yang perhatian. Tak ada yang mau merawat kita sampai akhir hayat nanti.

Mulai sekarang untuk para orang tua mari kita sayangi anak kita, karena merekalah harapan kita nanti khususnya di dunia. Siapa yang akan merawat kita kelak dimasa senja ( Tua ), siapa yang akan memberi makan kita dimasa tua nanti, siapa yang akan mengurus keperluan kita, memperhatikan kita, memperlakukan sebaik mungkin keadaan kita yang pada saatnya nanti sudah pikun, tak kuat lagi berkerja, tak bisa lagi beraktivitas layaknya anak muda, tak mampu lagi berfikir dengan cerdas, cermat dan tangkas. Maka anak kita lah harapannya, jangan sia – siakan anugerah berupa anak yang telah diamanatkan oleh Allah kepada kita, sayangi mereka, dan didiklah mereka dengan akhlakul kharimah.

Dan buat para anak mari sayangi orang tua kita, mereka yang selama ini menjaga dan membesarkan kita dengan kasih sayang. Jangan biarkan orang tua kita terlantar, jangan biarkan orang tua kita merasa menyesal memiliki anak seperti kita, mereka merupakan malaikat yang ditugaskan menjaga kita. Tak ada satu pun orang tua yang membenci kita. Sayangi mereka, jaga mereka, rawat mereka selagi masih ada, dan perhatikan mereka.
Jangan lupa buat mereka selalu tersenyum . . . . . . .

Posting Komentar

4 Komentar