Niat Sekolah Tidak, Ko Gitu Amat


Guru yang tak masuk cari, panggil, tanyakan ada tugas atau tidak. Sekolah mahal, apakah mau seperti layaknya orang tak bersekolah. Kalau sudah pintar mending di rumah, tak usah bersekolah, orang tua tak pusing setiap bulan bayaran, setiap ujian bayaran, tak pusing memikirkan uang gedung. Hak kalian mendapat ilmu, Kewajiban kalian belajar, kewajiban orang tua memenuhi pembayaran.

Jangan pernah ada lagi semboyan atau pepatah guru yang diidolakan atau yang menjadi favorit adalah guru yang tak pernah masuk atau jarang pelajaran. Hilangkan itu, kalian masih butuh mereka ( guru yang baik , tak perlu guru yang pintar ), kalian masih perlu bimbingan guru ( tak perlu cerdas, yang penting bisa memahami ), masih memerlukan perhatian ( Tak perlu guru yang cantik atau ganteng, yang penting mengayomi ),  dan memerlukan guru supaya menjadi panutan atau tauladan.

Guru tak perlu yang pintar yang paling penting adalah bisa mentranfer ilmunya pada siswa ( sehingga paham ), semakin siswa haus akan ilmu pengetahuan, semakin siswa butuh akan seseorang yang dijadikan panutan maka tak ada siswa yang merasa sudah pintar. Mereka yang sudah merasa pintar sebenarnya sangat - sangat bodoh, kalau pintar ngapain pergi ke sekolah? Hanya mengharapkan uang saku? Hanya berusaha menghindari pekerjaan rumah yang menumpuk? Hanya berupaya bermain - main , berkumpul, barcanda tawa dengan teman - temannya??

Ngapain sich sekolah kalau senang dengan jam kosong? Ngapain juga berangkat sekolah kalau hanya tidur - tiduran tak karuan? Ngapain berangkat dari rumah ke sekolah  Kalau hanya membawa buku tulis cuma 1? ngapain coba bangun pagi, mandi pagi - pagi, sarapan, berpakaian rapi, naik motor, pakai angkot atau jalan kaki menuju sekolah tapi berharap hari ini bebas? Sehari penuh guru yang masukin pelajaran cuma 1 atau 2 orang. Apa yang sebenarnya kalian pikirkan?, sudah tau SPP mahal, Uang gedung mahal, eh. . . . sekolah cuma bebas bebasan saja. (rika waras?????)

Kalau ada jam kosong panggil gurunya, cari gurunya, karena itu hak kalian untuk mendapatkan pelajaran, jangan malah merasa senang jika gurunya ga pada masuk, di sekolah cuma tiduran ( berjejer kaya ikan asin yang sedang di Jemur ), mabar ( maen game online bareng ), Nobar ( nonton film bareng ), nyanyi - nyanyi, joget - joget ( TIK TOK ), Selfi - Selfi, dan bikin video yang tak karuan. Sebenarnya niat kalian berangkat ke sekolah itu apa ? Sudah bayarannya mahal, pas waktu bayaran orang tua cari hutang kesana kemari.... Eh . . . anaknya yang di sekolah cuma kaya gitu aja, tak ada niat bersekolah sama sekali. Haduh . . . . Miris miris miris ( versi upin & ipin )

Jangan beralasan gurunya yang malas mengajar, nilai diri sendiri dulu baru menilai orang lain, lurus kan niat bersekolah, mengikuti pelajaran dengan baik, mengerjakan tugas dengan sungguh - sungguh,  kasihani orang tua kita, kita yang duduk hanya mendengarkan bapak atau ibu guru menerangkan saja cape apa lagi orang tua kita yang berkerja diluaran sana. Berarti lebih . . . lebih . . . dan lebih CAPE dari pada kita.

SUDAH MERASA CUKUP PINTARKAH KALIAN ??? SEHINGGA TAK BUTUH GURU LAGI DIDALAM KELAS.

Posting Komentar

0 Komentar