Kasihani Lah Anak Istrimu Yang Memakan Uang Haram


Untuk mereka yang selalu meninggalkan kewajiban yang seharusnya dilakukan karna sudah mendapatkan amanat, akan tetapi mengerjakan hal - hal yang bukan kewajiban dan bersifat tambahan. Dan untuk mereka yang seharusnya sudah dewasa dan mengerti jikalau honor atau bayaran yang selama ini mereka diterima merupakan hasil dari kewajiban yang seharusnya selama ini dijalankan. . . . Akan tetapi yang menjadi pertanyaan adalah apakah mereka Tahu, apa bila kewajiban tak dikerjakan maka apa yang diperoleh ( dalam hal ini bayaran atau honor ) yang didapat merupakan hasil yang tak berkah ( tidak sesuai dengan apa yang dikerjakan ).

Ya Manusiawi memang, siapa sih yang tak mau dengan bayaran tinggi namun kerjanya ringan ( tanpa mengerjakan kewajiban ). Alasan sibuk, kalau sibuk ya jangan diterima, masih banyak orang lain yang menganggur, dan masih banyak yang tidak ikhlas dengan apa yang dilakukan. Sudah tahu ada kewajiban, sudah tahu bakalan sibuk, sudah tahu waktu yang diberikan tak mungkin cukup. Tapi kenapa masih diterima juga tugas - tugas yang sifatnya Tambahan, yang dapat meninggalkan kewajibannya.

Kerjakanlah kewajibannya dulu, pantas saja hidupnya selalu kurang, hidupnya selalu tergesa - gesa, pantas saja mukanya tak memancarkan cahaya... penghasilan yang selama ini diterima ternyata hasil dari meninggalkan kewajibannya yang selama ini jarang dikerjakan, Tapi bayarannya mau diterima dengan suka cita. Keberkahan bukan karena kita alim, bukan karena kita selalu memberi amal jariyah kepada orang lain. Keberkahan itu adalah hasil yang kita dapat dari kerja yang kita lakukan tanpa meninggalkan kewajiban guna memperoleh hasil tersebut.

Sadarlah. . . kasihan anak istri yang selama ini diberi nafkah dari hasil yang seperti itu. Untuk saat ini memang mungkin kita senang, hasil besar , kerja ringan. Ingat uang tersebut tak berkah, taubatlah, berkerjalah sesuai ketentuan bukan sesuai kita. Suatu saat nanti mungkin akan tiba saat azab yang tak pernah diduga menghampiri, disitu kita akan tahu selama ini ternyata uang yang pakai adalah uang setan, uang sesat dan pastinya uang tak berkah. Nikmati lah walau sedikit, tak perlu iri dengan mereka. Paling 100 ribu, 50 ribu... yang namanya uang tak berkah maka apa bila bercampur dengan uang baik pun akan hilang kebaikan tersebut.

Tertawa saat mengambil honor. . . tak tahu yang diambil adalah api. Tertawa saat membelikan mainan atau makanan buat anaknya tak paham kalau yang di bawa adalah api yang menyala - nyala. Tega kah kita memberi makan anak istri menggunakan uang yang sebenarnya api, pantas kah kita dipandang terhormat padahal kita keji, tak malu kah kita sering meninggalkan kewajiban hanya demi tugas yang notabenya hanya tugas Tambahan.

Tugas kita ini, kewajiban kita itu, yang harus dilakukan adalah apa ? ?

Melakukan tugas tambahan yang memiliki bayaran, melakukan kegiatan diluar kewajiban biar dikatakan sibuk ( biar jadi alasan meninggalkan kewajiban ).

Anda berarti tak CERDAS. . . Anda berarti Tak Tahu Aturan,

Posting Komentar

0 Komentar