Hanya Angka Tak Bisa Membuatmu Bahagia Lahir Dan Batin


Ga usah iri dengan mereka yang mendapatkan hasil ulangan dari hasil mencontek pada teman, membawa catatan kecil, dan membuka jawaban di HP ( tanya mbah google ). Mending mbah google nya buat cari CERPAT ( ceritapatoh.com) saja hahahahahahahahahahaha.....

Ok . . . . kembali ke leptop, kalau bisa sih jangan menyontek apa bila sedang ulangan, berapa pun nilai yang didapat bukan masalah besar atau kecil angka tersebut  . . . . mau dapat 60, 70, 75 atau pun 100 itu hanya angka. Ingat HANYA ANGKA, ulangan diselenggarakan atau diadakan bukan hanya untuk mencari nilai yang berbentuk angka saja akan tetapi khusus bagi siswa . . . hasil ulangan adalah bentuk tanggung jawab kita setelah melalui proses Pembelajaran. Dan yang dihasilkan tidak harus nilai yang sempurna, melainkan kepuasan batin, kepuasan hati yang tak bernilai.... Yang tak bisa dijadikan angka - angka.

Kecewa wajar mendapati nilai yang kalah dengan mereka yang selama ujian mencontek,  mereka yang selalu tanya temen saat ujian, selalu buka catatan atau buka buku saat ujian, yang lebih parah lagi saat ujian bawa HP Android ( tak harus HP bagus sih, yang penting hp yang bisa buat internetan ) yang pasti kebanyakan dari mereka sudah dapat dipastikan mendapatkan nilai diatas kita yang selalu belajar, semalaman, begadang menghafal, belajar sampai kadang kita kurang tidur. Tapi tetap saja nilainya tinggian mereka yang mencontek.

Hmmmmmmmmmm rasanya gimana yah . . . . pasti jengkel, marah, kecewa karena merasa usahanya dalam belajar sia - sia belaka. pokoknya campur aduk deh.
Eits...... Tapi tenang dan jangan risau, karena itu hanya sisi negatifnya saja, coba kita ambil atau lihat dari sisi positifnya. Kalau kalian perhatikan raut wajah atau expresi muka mereka yang mencontek pada saat memperoleh nilai bagus tak sebahagia atau sepuas kita yang memperoleh hasil nilai dari proses belajar.

Mereka itu cuek, mereka acuh dengan nilai yang didapat walaupun mendapatkan 90 atau pun 100. Sebab mereka tahu kalau nilai yang diperoleh bukan dari kerja keras belajar, hanya jalan instan ( yang namanya instan pasti tidak baik atau tidak bagus untuk jangka panjang ) sehingga tidak ada rasa kepedulian dalam hati, apa lagi merasa bangga dan puas Karena mendapatkan nilai yang bagus.

Beda dengan kita dong . . . . . . beda dengan kalian yang mendapatkan nilai 90 hasil dari belajar semalaman . . . . hasil dari mengikuti pembelanjaran dengan baik. Pasti merasa senang dan bangga walaupun tak sempurna.  Kita akan tersenyum lebar, membusungkan dada ( bukan berarti sombong, akan tetapi bangga ). Ini lho.... Nilai saya , saat ditanya teman - teman atau pun guru dijawab dengan semangat. Tentu berbeda dengan mereka yang mendapat nilai 90 karena hasil mencontek apa lagi sudah dikenal bodoh ( maaf agak kasar, maksudnya kurang pintar .... Hahahahaahahhaa), saat ditanya teman atau guru dapat nilai berapa.... Walaupun jawabnya Lantang dapat 90 bahkan 100, akan tetapi tak akan diakui. Paling dapat nyontek, paling buka buku saat pengawasnya lengah ( Tak Fokus ). Sindir teman - teman atau gurunya.

Ingatlah kepuasan dan kebanggaan tak dapat dinilai oleh angka - angka, karena kebahagian itu datang langsung dari hati.

Posting Komentar

0 Komentar