Percayalah Mereka Yang Menyayangi Kita Lebih Banyak Dari Pada Yang Membenci Kita


Sering kita dengar, seseorang yang melahirkan begitu gampang, begitu susah, sangat – sangat sulit, sampai – sampai ada yang harus meninggal dunia ( antara ibu atau anak yang hidup  . . . . . . . .bahkan  ibu dan anak keduanya tak memiliki kesempatan hidup ).

Ok . . . . Kali ini saya akan membahas satu hal yang kadang teman – teman bingung, bahkan tidak menyangka, dan sering menjadi pertanyaan. Ada seorang perempuan muda berusia belasan tahun yang masuk toilet umum SPBU, kemudian keluar dan ternyata di dalam toilet tersebut ada seorang bayi. Seorang perempuan yang masih berstatus Pelajar baik SMA / SMK Sederajat atau pun Mahasiswi melahirkan di dalam kos – kosnya. Bahkan Siswi yang rasanya tak mungkin bisa melahirkan seorang diri ( ya dibantu teman atau kekasih, intinya tak menggunakan peralatan medis yang cukup ), nyatanya mereka mampu melahirkan dan membuang bayinya beberapa menit setelah melahirkan.

Itu hanya beberapa ilustrasi kejadian yang sering kita dengar ditelevisi bahkan kejadiannya berada di sekitar kita sendiri. Nah pasti kita bertanya, ko bisa yah ? ? ? Kenapa mereka mampu yah ? ? ? padahal yang kita tahu yang namanya melahirkan itu ( secara normal bukan Sesar ) merupakan sebuah perjuangan yang sangat – sangat begitu berat, yang taruhannya adalah nyawa seorang ibu itu sendiri. Akan tetapi mereka yang hamil diluar Nikah rasa – rasanya melahirkan begitu mudah ( Hanya dibantu teman atau pacarnya yang secara otomatis ga paham tentang MEDIS atau tentang Persalinan ) Tapi kenapa mampu yah ? Ko bisa yah ?

Mereka yang melahirkan anak di luar nikah yang Sah, hubungan gelap . . . tentunya juga merasakan hebatnya perjuangan dalam melahirkan janin atau bayinya akan tetapi  . . . . . . Sangat – sangat jauh berbeda perjuangan yang dialami para istri atau ibu – ibu yang melahirkan anaknya dengan yang resmi. Bagi mereka yang hamil diluar nikah Tak telalu memperdulikan tentang janin atau calon bayinya, mereka hanya ingin cepat – cepat mengeluarkan calon AIB ( Keburukan ). Karena statusnya yang masih seorang Pelajar, masih muda, belum menikah. Sehingga keselamatan bayi adalah prioritas akhir ( hidup ya nanti di buang , mati ya nanti dibuang ), yang paling penting adalah keselamatan karier, kehidupan selanjutnya, Sekolahnya, Kuliahnya, keluarga tak mendapatkan malu, intinya rasa sesakit apa pun masih kalah dengan rasa malu yang akan diterimanya nanti apabila anaknya lahir dengan selamat.

Rasa sakitnya tertutup, rasa lelahnya hilang, pokoknya berjuang demi diri sendiri tanpa mengharapkan anaknya hidup. Sehingga saat melahirkan serasa sangat mudah, gampang, tak seperti ibu – ibu yang melahirkan pada umumnya. Setelah melahirkan sesegera mungkin, secepat kilat membungkus atau pun langsung membiarkan bayinya. Dalam benaknya hanya ada fikiran kabur, lari, meninggalkan kenyataan yang selama ini menghantuinya ( Hamil diluar nikah ).

Jagalah kehormatan kalian, Kehidupan yang masih panjang pergunakan dengan sebaik – baiknya, masa – masa yang sangat menyenangkan itu bukan pada saat kalian sekolah saja, bukan saat kalian kuliah saja, bukan saat kalian kerja saja akan tetapi yang menyenangkan adalah saat kalian bersekolah dan berperilaku sewajarnya anak sekolah ( itu hal yang paling menyenangkan pada masa sekolah ), saat kalian kuliah berperilaku dan bertindak selayaknya seorang mahasiswa ( itu hal yang paling menyenangkan pada masa kuliah ), dan saat bekerja hal yang menyenangkan adalah saat kita bekerja sesuai dengan yang kita kerjakan.

Jauhkan lah diri kalian pada hal – hal yang mungkin akan menyesatkan, hal - hal yang mungkin membawa kehancuran, SAYANGI DIRI KALIAN , apa bila tak mampu SETIDAKNYA SAYANGI ORANG ORANG YANG MENYAYANGI KALIAN. Hidup tak seburuk yang kalian bayangkan, Jalani Hidup ini. MEREKA YANG MENYAYANGI KITA LEBIH BANYAK DARI PADA MEREKA YANG MEMBENCI KITA, MEREKA YANG PEDULI DENGAN KITA MASIH BANYAK DARI PADA MEREKA YANG TAK PEDULI.

Posting Komentar

0 Komentar