Kenapa Harus Sama


Banyak yang bertanya tentang salah satu peraturan yang ada disekolah, yaitu kenapa sepatu yang saya pakai harus berwarna hitam?, apakah peraturan tersebut ada hubungannya dengan sistem pembelajaran di sekolah? Misal, kalau saya pakai sepatu hitam apakah saya akan menjadi anak yang pintar?, dan misal tidak, kenapa saya tidak boleh memakai sepatu yang saya punya saja, kalau saya tidak punya sepatu hitam dan adanya putih kenapa saya tidak boleh memakai sepatu yang berwarna putih? Dan kenapa selain sepatu warna hitam tidak boleh dipakai???

Ok jadi gini, mari kita berfikir secara logis ( siswa yang bertanya seperti itu ). Kenapa harus sepatu hitam atau sepatu harus seragam dilingkungan sekolah?, alasan kenapa pihak sekolah menghendaki sepatu yang seragam, bukan maksudnya harus hitam cuman kebetulan saja supaya seragam atau sama maka sekolah mengintruksikan atau membuat peraturan sepatu harus hitam. Dengan berbagai alasan yang pastinya tidak serta merta membebankan siswanya.

Maksud dari kata seragam itu adalah sama, yang memilik maksud bahwa kita yang disekolah adalah sama tidak ada perbedaan. Coba bayangkan apabila sekolah tidak memberlakukan kewajiban memakai sepatu hitam akan tetapi sepatu bebas, maka yang akan terjadi dilingkungan sekolah adalah kesenjangan, seperti blok, genk, status sosial yang sangat mencolok yang menyebabkan banyak siswa tidak betah belajar di sekolah.

Contohnya siswa yang berasal dari keluarga kaya mungkin it's Ok, akan senang, malah bangga, kenapa? Karena mereka dari keluarga mampu yang mungkin memiliki sepatu lebih dari 3 pasang, 4 pasang, 5 pasang, 6 pasang, atau bahkan 7 pasang, ada yang warna merah, putih, biru, hijau, kuning, ungu, pink, dan hitam.

Tidak masalah bagi mereka yang kaya bisa memakai sepatu bervariasi setiap hari bisa berbeda. Jangan egois seperti itu, disetiap sekolah apa lagi yg berada di daerah, pinggiran, plosok, belum ada Mall, belum ada indomart, intinya seperti tempat kita tinggal ( bukan Kota ), sebagian besar adalah mereka yang berasal dari keluarga yang tidak mampu yang hanya memiliki 1 pasang sepatu saja, sepatu juga dibeli dari mau masuk sekolah sampai lulus. Mereka tidak seperti kalian yang tinggal minta keorang tua kemudian langsung dibelikan.

Kalau sekolah tidak menerapkan peraturan sepatu harus hitam maka apa yg terjadi?? Sekolah bukan lagi tempat untuk mencari ilmu, akan tetapi sekolah akan berubah fungsi yaitu tempat mejeng, tempat gaya-gaya an, ada genk orang kaya dan ada genk orang miskin. Yang kaya, enak bisa pakai sepatu berbagai macam warna, senin Merah, selasa kuning, rabu hijau, kamis biru, jum'at ungu, sabtu putih. Sedangkan mereka yang dari keluarga tidak mampu, senin sampai sabtu bahkan  dari bulan juli ( Tahun ajaran baru ) sampai bulan Juni tahun berikutnya ( Tahun ajaran berakhir ) hanya punya 1 sepatu warna itu-itu saja. Dan dipakai terus untuk sekolah, dari kegiatan sekolah, study tour, acara pramuka, dan yang lainnya.

Bisa dibayangkan sepatu yang tadinya berwarna hitam menjadi bening karena luntur dipakai terus sepanjang tahun bahkan sepanjang bersekolah. Maka bisa dipastikan mereka akan merasa enggan dan malu jika berteman atau bergaul dengan siswa yang memiliki banyak sepatu.

Peraturan sekolah yang mewajibkan memakai sepatu berwarna hitam salah satu tujuan sebenarnya adalah itu. Supaya didalam lingkungan sekolah menjadi nyaman, dan tidak ada golongan antara sikaya dan simiskin , semua warna sama. Yang datang kesekolah tujuannya mencari ilmu dan bukan untuk gaya-gayaan.

NIKMATI PROSESNYA, HASIL HANYA BONUS. Karena HASIL TAK KAN MENGHIANATI PROSES.

Posting Komentar

1 Komentar