Guru Ku ( sesi 3 )


Yang beranggapan gaji guru besar??
Hmmmmm . . . . . . .

Itu apa bila guru sudah ASN ( Aparatur Sipil Negara ) dulu namanya PNS ( Pegawai Negeri Sipil ), sedangkan yang masih honor . . . . . . . . .

Wah jangan ditanya masalah gaji ya?? Miris, sama kuli panggul, kuli macul saja kalah. Jangan pernah melihat dari cover ( luarnya ) saja, berpakaian rapi, sepatu kinclong, rambut klimis, wangi . . . . . . . . . pokoke keren ( sedap dipandang mata ) apa lagi guru - guru baru yang masih muda, masih seger. Hehehehehe

Itu hanya tampilan dari luar, dalam hati harus berfikir bagaimana caranya supaya bisa bertahan hidup, apa lagi yang sudah beristri dan punya anak.

Bisa dibayangkan ( yang gaji besar saja mengeluh, apa lagi hanya gaji guru honor ).

Tapi jangan khawatir niat seorang guru yang baik adalah jalan yang mengantarkan menuju keberkahan, yang dimaksud berkah adalah walaupun gaji segitu ( sama tukang macul saja kalah ), akan tetapi banyak dari para guru honor yang tak merasa kekurangan apa lagi membiarkan anak istri terlantar.

Allah itu maha Melihat, maha Adil, yang penting kita sebagai guru tak berhenti berikhtiar hanya mengajar akan tetapi dirumah juga usaha ( usaha apa saja ) insyallah dengan mengharap ridho Allah semua tercukupi.

Apa pun pekerjaan yang dilakukan, apa bila kita Ikhlas, insyallah berkah. Allah itu Maha Pemberi Kasih dan Sayang, materi itu mengikuti, sesuai kebutuhan kita bukan sesuai keinginan kita.

Apa lagi seorang guru yang bekerja segenap hati mencerdaskan anak bangsa tanpa memandang dari mana asalnya, agamanya, derajatnya, semua sama dimata guru yaitu sebagai seorang anak yang harus disayang, diberi bekal ilmu untuk masa depan, diajarkan akhlak yang mulia, ikhlas tanpa mengharapkan Imbalan.

Sering kita dengar GURU adalah Pahlawan Tanpa Tanda Jasa. Disitulah letak kemakmuran seorang guru.

Apabila tidak ada seorang guru ! ! !
Mereka yang berijasah S1 Pendidikan, harus memiliki gaji yang besar karena untuk menempuh pendidikan menjadi Sarjanah memerlukan biaya yang tidak sedikit ( puluhan juta ), apa bila menjadi guru hanya bergaji ratusan ribu.

Secara logika, Ngapain jadi guru? ? ? Ngapain gaji segitu ? ? ? Sekolah tinggi tinggi, habisin hampir ratusan juta, gaji cuma ratusan ribu ! ! !  Mending di Bank, mending di PT, dengan titel S1 gaji berjuta juta.

Tapi seorang yang mengambil pendidikan guru yang menghabiskan banyak sekali uang tak pernah berfikir nanti kalau jadi guru harus bergaji sekian sekian, Tidak ! ! !

Kita diajarkan untuk mendidik bukan mencari uang, kita dipersiapkan untuk mencerdaskan anak bangsa bukan mengenyangkan sanak saudara. Guru itu mulia, mereka penopang penghasil generasi penerus bangsa.

Apa jadinya penerus bangsa apabila tidak ada guru ? ? ?
Apakah  akan ada Dokter ? ? ?
Apakah akan ada Sarjanah ? ? ?
Apakah akan ada Dosen ? ? ?
Apakah akan ada Bidan, Perawat ? ? ?
Bahkan,  Apakah akan ada   Presiden ? ? ?
Siapa yang mengantarkan mereka semua . . . . . . . . . GURU.
Siapa yang menjadikan dokter . . . . . . . . . . GURU.
Siapa yang menjadikan orang Sukses . . . . . . . . . . .GURU.
Akan tetapi TIDAK ada guru yang mengaku - ngaku seperti itu! ! !
apa bila ada yang jadi Dokter, Presiden, Sudah sukses siapa yang mendapat pujian ( Ya orang Tua. karena siapa mereka jadi seperti itu, Ya orang tua )

Hargailah Guru kalian, Sayangi Guru kalian, karena mereka yang akan mengantarkan kesuksesan.


GURU ADALAH ORANG TUA KEDUA KALIAN, RIDHO GURU sama saja RIDHO ORANG TUA.

Tersenyumlah kita semua yang telah memiliki guru yang hebat . . . .
Guru yang menjadi panutan . . . . .
Guru yang telah Menyadarkan, kita itu SIAPA ? ? ?

See you next time my student . . . .

Posting Komentar

4 Komentar